.sejarah+valentine.22.jpg
Berikut ini adalah
beberapa penggal riwayat
atau sejarah Valentine
yang saya kutip dari
berbagai sumber, yang
awalnya saya hanya bermaksud untuk sekedar
keperluan pribadi, hanya
sekedar nambah
pengetahuan saja. Tapi
saya pikir mungkin di
antara anda juga memerlukannya, karena itu
saya susun disini supaya
saudara-saudara saya
juga bisa membacanya.
Seperti apa kisahnya?
simak saja langsung di bawah ini:
Sejarah Valentine 1: Valentine adalah seorang
pendeta yang hidup di
Roma pada abad ke-III. Ia
hidup di kerajaan yang
saat itu dipimpin oleh
Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat
membenci kaisar tersebut.
Claudius berambisi memiliki
pasukan militer yang
besar, ia ingin semua pria
di kerajaannya bergabung di dalamya. Namun sayangnya
keinginan ini tidak
didukung. Para pria
enggan terlibat dalam
peperangan. Karena
mereka tak ingin meninggalkan keluarga
dan kekasih hatinya. Hal
ini membuat Claudius
marah, dia segera
memerintahkan
pejabatnya untuk melakukan sebuah ide
gila. Claudius berfikir bahwa
jika pria tidak menikah,
mereka akan senang hati
bergabung dengan militer.
Lalu Claudius melarang
adanya pernikahan. Pasangan muda saat itu
menganggap keputusan ini
sangat tidak masuk akal.
Karenanya St. Valentine
menolak untuk
melaksanakannya. St. Valentine tetap
melaksanakan tugasnya
sebagai pendeta, yaitu
menikahkan para
pasangan yang tengah
jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini
akhirnya diketahui oleh
kaisar yang segera
memberinya peringatan,
namun ia tidak
menggubris dan tetap memberkati pernikahan
dalam sebuah kapel kecil
yang hanya diterangi
cahaya lilin. Sampai pada suatu malam,
ia tertangkap basah
memberkati salah satu
pasangan. Pasangan
tersebut berhasil
melarikan diri, namun malang St. Valentine
tertangkap. Ia dijebloskan
ke dalam penjara dan
divonis hukuman mati
dengan dipenggal
kepalanya. Bukannya dihina oleh orang-orang,
St. Valentine malah
dikunjungi banyak orang
yang mendukung aksinya
itu. Mereka melemparkan
bunga dan pesan berisi dukungan di jendela
penjara dimana dia
ditahan. Salah satu dari orang-
orang yang percaya pada
cinta kasih itu adalah
putri penjaga penjara
sendiri. Sang ayah
mengijinkan putrinya untuk mengunjungi St.
Valentine. Tak jarang
mereka berbicara lama
sekali. Gadis itu
menumbuhkan kembali
semangat sang pendeta. Ia setuju bahwa St.
Valentine telah melakukan
hal yang benar alias
benul eh betul. Pada hari saat ia
dipenggal alias dipancung
kepalanya, yakni tanggal
14 Februari gak tahu
tahun berapa, St.
Valentine menyempatkan diri menuliskan sebuah
pesan untuk gadis putri
sipir penjara tadi, ia
menuliskan Dengan Cinta
dari Valentinemu. Pesan itulah yang
kemudian mengubah
segalanya. Kini setiap
tanggal 14 Februari orang
di berbagai belahan dunia
merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-
orang yang merayakan
hari itu mengingat St.
Valentine sebagai pejuang
cinta, sementara kaisar
Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha
mengenyahkan cinta. .

Sejarah Valentine 2:
Menurut Ensiklopedi
Katolik, nama Valentinus
diduga bisa merujuk pada
tiga martir atau santo
(orang suci) yang
berbeda yaitu dibawah ini: Pastur di Roma
Uskup Interamna (modern
Terni)
Martir di provinsi Romawi
Afrika.
Hubungan antara ketiga martir ini dengan hari
raya kasih sayang
(valentine) tidak jelas.
Bahkan Paus Gelasius I,
pada tahun 496,
menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada
yang diketahui mengenai
martir-martir ini namun
hari 14 Februari
ditetapkan sebagai hari
raya peringatan santo Valentinus. Ada yang
mengatakan bahwa Paus
Gelasius I sengaja
menetapkan hal ini untuk
mengungguli hari raya
Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari. Sisa-sisa kerangka yang
digali dari makam Santo
Hyppolytus,
diidentifikasikan sebagai
jenazah St. Valentinus.
Kemudian ditaruh dalam sebuah peti dari emas
dan dikirim ke gereja
Whitefriar Street Carmelite
Church di Dublin, Irlandia.
Jenazah ini telah
diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI
pada tahun 1836. Banyak wisatawan
sekarang yang berziarah
ke gereja ini pada hari
Valentine (14 Februari), di
mana peti dari emas
diarak dalam sebuah prosesi dan dibawa ke
sebuah altar tinggi. Pada
hari itu dilakukan sebuah
misa yang khusus
diadakan dan
dipersembahkan kepada para muda-mudi dan
mereka yang sedang
menjalin hubungan cinta. Hari raya ini dihapus dari
kalender gerejawi pada
tahun 1969 sebagai
bagian dari sebuah usaha
yang lebih luas untuk
menghapus santo-santo yang asal-muasalnya tidak
jelas, meragukan dan
hanya berbasis pada
legenda saja. Namun
pesta ini masih dirayakan
pada paroki-paroki tertentu.

Sejarah Valentine 3: